google-site-verification=fzjXBBK9tBh7BGmTszzUYepdHWyh2QXAnf8uNAs7_yM

Home / Aceh

Kamis, 18 Maret 2021 - 09:57 WIB

Eka Rizkina Minta Pemerintah Aceh Blokir Situs Judi Online

Eka Rizkina, S.Pd Anggota DPRK Aceh Besar. (Foto Istimewah)

Eka Rizkina, S.Pd Anggota DPRK Aceh Besar. (Foto Istimewah)

theacehnews.com [ Aceh Besar – Anggota DPRK Aceh Besar, Eka Rizkina SPd, meminta Pemerintah Aceh menempuh berbagai cara untuk memblokir situs judi online dan tetap mengawasi agar situs-situs serupa tak muncul lagi. Pasalnya, menilai kecanduan warga terhadap game online, judi online atau chip higgs domino sudah sangat parah di Aceh, termasuk di Aceh Besar, sehingga kondisi ini dapat merusak generasi.

Apalagi Aceh memberlakukan Syari’at Islam yang semestinya semua pihak, terutama pemerintah harus sangat bertanggung jawab terhadap perilaku haram dan merusak moral ini. “Pemerintah Aceh harus berupaya menempuh berbagai cara untuk memblokirnya,” kata Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Ini.

Baca juga   Polda Metro Minta Simpatisan Habib Rizieq Tak Datangi Sidang

Eka Rizkina menilai maraknya judi online di Aceh saat ini mulai dari orang dewasa, mahasiswa, siswa, pedagang, pejabat, bahkan murid SD pun diduga ikut memainkannya dengan memanfaatkan wifi gratis di warung-warung. Eka juga menilai saat ini terlihat seperti sudah kurang peduli antar sesama, mereka para penjudi online ini duduk di warung bersama, tapi bukan saling berkomunikasi bersama.

Melainkan main judi online melalui smartphone masing-masing tanpa juga memperdulikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, “Mereka ‘mabuk’ bermain game online disudut-sudut warung yang tesedia wifi dan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19, bahkan terkadang hingga larut malam,” kata Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Aceh Besar ini.

Baca juga   Gampong Lhong Cut: MEUGANG BERSAMA ANAK YATIM

Ironisnya lagi, kata politisi PKS ini, gara-gara keasyikan main game dan judi online ini, mereka seperti berbicara sendiri mengikuti petunjuk permainan game judi online dari ponsel masing-masing. Mereka juga lupa waktu, bahkan ketika azan berkumandang, mereka juga tak bergeser dari tempat duduknya hingga akhirnya ada yang meninggalkan shalat.

“Apabila ini tidak segera disikapi oleh para Ulama, Pemerintah Daerah, dan seluruh pihak berkompeten, maka kehancuran generasi Aceh di Tanah Rencong ini semakin dekat dan nyata. Mari bersama-sama kita selamatkan generasi di daerah ini,” ajak Eka Rizkina. []

Sumber: Serambi Indonesia, edisi Kamis, 18 maret 2021

Share :

Baca Juga

Yusril Ihza Mahendra

Aceh

Yusril Sebut Aceh Bisa Gelar Pilkada Tahun 2022
Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman memberikan arahan kepada pelanggar Syari'at Islam. (Foto: Reza)

Aceh

Walikota Banda Aceh Turun Langsung Tertibkan Para Pelanggar Syari’at Islam
Aksi Aliansi Buruh Aceh (ABA) di Depan Gedung DPRA

Aceh

Aliansi Buruh Aceh, Meminta Mahkamah Konstitusi (MK) Untuk Mencabut UU Cipta Kerja (Omnibuslaw)
Muhammad Yasin (Keuchik Lhong Cut)

Aceh

Gampong Lhong Cut: MEUGANG BERSAMA ANAK YATIM
Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman. (Foto Istemewah)

Aceh

Walikota Banda Aceh Launching T2PSI
Almarhum Abu Daud Zamzami

Aceh

Ulama Kharismatik Aceh Meninggal Dunia “Abu Daud Zamzami”