google-site-verification=fzjXBBK9tBh7BGmTszzUYepdHWyh2QXAnf8uNAs7_yM

Home / Aceh

Rabu, 17 Maret 2021 - 02:15 WIB

Walikota Banda Aceh Turun Langsung Tertibkan Para Pelanggar Syari’at Islam

Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman memberikan arahan kepada pelanggar Syari'at Islam. (Foto: Reza)

Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman memberikan arahan kepada pelanggar Syari'at Islam. (Foto: Reza)

theacehnews.com [ Banda Aceh – Setelah Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, S.E.,Ak.,M.M. melaunching Tim Terpadu Penegakkan Syari’at Islam (T2PSI) di halaman Mesjid Baiturrahim Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, Selasa 16/3/2021 Pukul 20.30 WIB, beliau dan rombongan Forkopimda beserta T2PSI langsung turun lapangan untuk melakukan pengawasan dan penertiban para pelanggar Syari’at Islam di Kota Banda Aceh.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh (DPRK) Farid Nyak Umar. Walikota beserta rombongan T2PSI langsung menuju titik lokasi diseputaran cafe di Ulee Lheue, disana mereka melihat sekelompok remaja putri yang sedang asyik duduk dengan pakaian ketat atau tidak bersyari’at. Aminullah beserta rombongan T2PSI langsung menghampri sekelompok remaja putri tersebut untuk memberikan nasehat dan Tim T2PSI bersama Satpol PP-WH langsung mengintrogasi sekelompok remaja putri tersebut.

Baca juga   Walikota Banda Aceh Launching T2PSI

Secara terpisah theacehnews.com berhasil mewawancarai Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP-WH, Heru Triwijanarko, S.STP,M. “Karena pakaian mereka terlalu menyolok dan tidak bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk(KTP), maka kami amankan ke kantor,” kata Heru. kegiatan tersebut kita lakukan di dua titik yaitu Gampong Blang dan Lampaseh. Dari dua titik tersebut berhasil di amankan sembilan belas wanita yang di duga melanggar Qanun nomor 11 tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah dan Syari’at Isalam yaitu mereka langgar terkait masalah busananya. “Ke sembilan belas wanita ini akan kita lakukan pembinaan,” jelas Heru. Apabila mereka mampu menunjukkan identitas dirinya, maka dibolehkan pulang dengan syarat yang menjemput adalah benar keluarga mereka. “Walaupun demikian mereka tetap wajib melapor dan sekaligus ikut pembinaaan secara berkala di kantor Satpol PP-WH Kota Banda Aceh,” tutup Heru.

Baca juga   Ulama Kharismatik Aceh Meninggal Dunia "Abu Daud Zamzami"

Sejauh pantauan theacehnews.com dilapangan sampai berita ini diterbitkan ke sembilan belas wanita yang diamankan oleh Satpol PP-WH bersama T2PSI belum ada keluarga yang menjemput. Informasi yang diterima, bahwa kemungkinan besok pagi baru banyak keluarga yang menjemput anak atau anggota keluarganya tersbut. []

Share :

Baca Juga

Aksi Aliansi Buruh Aceh (ABA) di Depan Gedung DPRA

Aceh

Aliansi Buruh Aceh, Meminta Mahkamah Konstitusi (MK) Untuk Mencabut UU Cipta Kerja (Omnibuslaw)
Muhammad Yasin (Keuchik Lhong Cut)

Aceh

Gampong Lhong Cut: MEUGANG BERSAMA ANAK YATIM
Eka Rizkina, S.Pd Anggota DPRK Aceh Besar. (Foto Istimewah)

Aceh

Eka Rizkina Minta Pemerintah Aceh Blokir Situs Judi Online
Almarhum Abu Daud Zamzami

Aceh

Ulama Kharismatik Aceh Meninggal Dunia “Abu Daud Zamzami”
Yusril Ihza Mahendra

Aceh

Yusril Sebut Aceh Bisa Gelar Pilkada Tahun 2022
Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman. (Foto Istemewah)

Aceh

Walikota Banda Aceh Launching T2PSI